Monday, September 7, 2009

Suntik dan Infus pada Bulan Ramadhan

Suntik dan Infus pada Bulan Ramadhan

Tanya: Apakah suntikan yang dilakukan pada siang hari bulan Ramadhan berpengaruh pada puasa?

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin Rahimahullah menjawab:
Suntik pengobatan ada dua macam;

Yang pertama yaitu suntik untuk memasukkan nutrisi dan dengan ini orang yang disuntik sudah tidak perlu makan dan minum. Karena memang ada suatu maksud, maka suntik seperti ini membatalkan puasa. Karena jika didapati hal-hal yang serupa dengan yang terkandung dalam nash-nash syari’at, maka nash syari’at ini bisa dipakai menghukumi yang hal-hal seperti ini.

Yang kedua, suntik yang tidak memasukkan nutrisi,


dan tidak bisa mewakili makan dan minum, maka ini tidak membatalkan puasa. Karena suntik semacam ini tidak terkena nash syari’at, baik secara tekstual maupun secara makna. Suntikan seperti ini bukan makan dan bukan minum, juga tidak satu maksud dengan makan dan minum,. Jadi hukum asalnya adalah puasanya sah, sampai didapati hal-hal yang bisa membatalkan puasanya berdasarkan dalil syari’at.

(al-Fataawaas Syar’iyyah Fil Masaailil ‘Ashriyyah Min Fataawa Ulamaa - Baladil Haraam, Hlm. 295-296)
Sumber: Majalah As Sunnah Edisi 05/thn. VIII Sya’ban 1430H/ Agustus 2009 hal.19

No comments: