Tuesday, March 23, 2010

MENDULANG PAHALA KETIKA HUJAN


MENDULANG PAHALA KETIKA HUJAN
Oleh: Ust. Zaenal Musthofa

Ummul Mukminin, Aisyah Radhiallohu ‘anha berkata; Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam apabila melihat hujan, beliau berdo’a:
‘Alloohumma Shoyyiban Naafi’aa’

‘Ya Alloh, turunkanlah hujan yang bermanfaat’
(HR. al- Bukhori 1032, Ahmad 6/ 41 dan an- Nasa’I 164)



MAKNA KALIMAT1 :
1. Shoyyiban: bermakna hujan, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abbas Radhiallohu ‘anhu dan jumhur (mayoritas) ulama. Hanya sebagian kecil saja ulama yang mengartikan mendung (makna majaz).

2. Naafi’aa: bermanfaat, maksudnya tidak membahayakan, karena ada sebagian hujan yang membahayakan serta menimbulkan kerusakan, dan ada juga yang bermanfaat bagi makhluk.

FAEDAH HADITS2 :
1. Disunnahkan berdo’a ketika melihat turunnya hujan. Dan lebih utama menggunakan do’a di atas karena lafadz do’a tersebut adalah shahih dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam.



2. Dianjurkan merendahkan diri kepad Alloh ketika hujan turun, dan berharap supaya Alloh menjadikannya sebagai hujan yang membawa rohmat bagi semua makhluk, dan tidak menjadikannya sebagai hujan yang membawa adzab, kerusakan dan banjir.

3. Hujan yang bermanfaat dakan menghidupkan tanah sehingga menyuburkan tumbuhan yang bermanfaat bagi semua makhluk, sebagaimana firman-Nya:


‘Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman, dan sebagian yang lain (menyuburkan) tumbuhan, padanya kalian menggembalakan ternakmu’
(QS. An-Nahl [6]: 10).

4. Hujan yang membawa bencana dan kerusakan diantaranya hujan yang diturunkan pada umat Nabi Nuh ‘Alaihis Salam sehingga menghancurkan segala sesuatu termasuk mereka yang mendurhakai Nabinya.



5. Kapan turun hujan termasuk perkara ghaib yang hanya diketahui oleh Alloh. Sebagaimana firman Alloh Ta’ala:

‘Sesungguhnya hanya di sisi Alloh ilmu tentang hari kiamat, dan Dia yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada di rahim. Dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang dikerjakan besok. Dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh Alloh Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal’
(QS. Luqman [31]: 34).

6. Hadits ini menunjukkan kesempurnaan Islam. Hal-hal yang sering dianggap kecil seperti ini saja diatur dan dijelaskan kepada pemeluknya.



7. Banyak cara untuk memperoleh pahala dari Alloh Subhaanahu wata’ala, diantaranya berdo’a ketika hujan turun.

1. Nailul Author: Imam asy- Syaukani 2: 372, Fiqhussalam Syarah Bulughul Marom: Ibnu Hajar 2: 257
2. Fiqhussalam 2. 273, Nailul Author 2: 372, Taudhihul Ahkam: Syaikh Abdullah al- Bassam 3: 95
--------------------------------------------------------
SUMBER: Majalah al- Mawaddah edisi ke- 7 tahun ke -3: Shofar – Robi’ul Awwal 1431H: Februari 2010 hal. 40 Rubrik: Benteng diri Muslim.

Semoga Bermanfaat--

No comments: